Perbedaan Bridge dan Switch

Selasa, Oktober 3rd, 2017 - Uncategorized

Perbedaan Bridge dan Switch – Jaringan terbentuk saat dua perangkat atau lebih terhubung untuk berbagi data atau sumber daya.

Jaringan besar mungkin perlu dibagi untuk pengiriman frame yang efisien atau manajemen lalu lintas.

Bridge atau switch digunakan untuk menghubungkan segmen jaringan. Dengan cara yang jauh, istilah bridge and switch digunakan secara bergantian.

Bridge dan switch keduanya menyediakan fungsionalitas yang sama namun switch melakukannya dengan efisien.

Sebuah Bridge menghubungkan segmen jaringan yang lebih kecil untuk membentuk jaringan yang besar, dan juga menghubungkan frame dari satu jaringan LAN ke LAN lain.

Di sisi lain, switch menghubungkan lebih banyak segmen jaringan dibandingkan dengan Bridge. Ini adalah perbedaan utama antara Bridge dan switch.
Mari kita bandingkan perbedaan antara Bridge dan switch lebih lanjut dengan bantuan data perbandingan yang ditunjukkan di bawah ini.

Pengertian Bridge dan Fungsinya

Perbedaan Bridge dan Switch
Bridge


Bridge adalah perangkat jaringan komputer yang digunakan untuk menghubungkan segmen jaringan dari sebuah jaringan besar.

Bridge beroperasi pada dua tingkat yaitu lapisan fisik dan lapisan data link.

Sebagai perangkat lapisan fisik, bridge meregenerasi sinyal yang diterimanya. Di sini, ia bertindak sebagai pengulang.

Bridge yang menjadi perangkat lapisan data link mengidentifikasi sumber dan alamat tujuan dari frame yang diterimanya. Ini relay frame antara dua LAN yang terpisah.

Di sisi lain, Bridge juga memiliki logika penyaringan lalu lintas (memisahkan lalu lintas masing-masing segmen jaringan).

Jadi, Bridge memungkinkan paket untuk menyeberang ke segmen bawah dimana paket diterima oleh stasiun F.

Selanjutnya, kita akan membahas jenis Bridge.

Contoh Bridge adalah Bridge paling tua yang menghubungkan dua segmen jaringan.
Bridge jenis ini memiliki satu meja yang berisi alamat masing-masing stasiun yang termasuk dalam kedua segmen.

Multiport Bridge, menghubungkan lebih dari dua segmen jaringan. Ini memiliki jumlah tabel sama dengan jumlah segmen jaringan yang terhubung.

Setiap meja berisi alamat semua stasiun yang dapat dijangkau dari port yang sesuai.Bridge Transparan adalah Bridge yang keberadaannya tidak diketahui oleh stasiun.

Jika Bridge transparan ditambahkan atau dilepas dari sistem, stasiun tidak perlu dikonfigurasi ulang lagi.
Ini semua tentang Bridge sekarang mari kita Switch ke Switch yang mirip dengan Bridge.

Pengertian Switch dan Fungsinya

Setiap kali kita berbicara tentang switch kita harus menentukan tingkat di mana sakelar beroperasi. Kami memiliki dua jenis switch switch dua lapisan dan switch tiga lapisan.

Switch dua lapisan beroperasi pada dua lapisan yaitu lapisan data dan fisik. Switch dua lapisan memiliki fungsi yang sama seperti Bridge tapi memiliki kemampuan repeater lebih cepat dan efisiensi yang lebih besar.

Di sisi lain, switch tiga lapis bertindak sebagai router yang menerima, memproses dan meneruskan paket.
Pada artikel ini, kita membahas dua layer switch yang mirip dengan multiport bridge. Ini dapat menghubungkan beberapa segmen jaringan.

Sakelar memiliki penyangga untuk setiap tautan yang terhubung dengannya. Di sini, buffer penerima menerima paket dan memeriksa tautan keluar.

Jika link keluar bebas, switch akan mengirimkan paket ke link keluar.
switch dibuat pada dua strategi yaitu store-and-forward dan cut-through.Switch store-and-forward menyimpan frame di buffer penerima sebelum seluruh paket tiba.

Di sisi lain, tombol cut-through meneruskan paket segera setelah alamat tujuan frame diidentifikasi.

Setiap switch memiliki unit kontrol dan meja switch. Unit kontrol memproses frame untuk menemukan alamat tujuan frame dan berkonsultasi dengan tabel switch untuk menemukan link yang terhubung dengan penerima yang dimaksud.

Perbedaan Antara Bridge dan Switch

1. Bridge umumnya menghubungkan lebih sedikit jaringan dibandingkan dengan sakelar.

2. Switch memiliki buffer untuk setiap link yang terhubung dengannya yang hilang dalam buffer.

3. Switch melakukan pengecekan kesalahan yang tidak dilakukan dalam buffer.

4. Bridge diklasifikasikan sebagai Bridge sederhana, Bridge multiport dan Bridge transparan. Di sisi lain, switch dapat digolongkan sebagai switch Store and Forward dan tombol potong.

Kesimpulan:
Bridge diperkenalkan saat Ethernet klasik digunakan sehingga mereka cenderung bergabung dengan jaringan yang lebih sedikit.

Switch adalah Bridge modern, dan mereka cenderung bergabung dengan jaringan yang relatif lebih banyak dan lebih efisien daripada Bridge.

error: Maaf ! Konten Di Kunci