Pengertian Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)

Senin, Mei 30th, 2016 - Jaringan Komputer

Dosen Komputer  – Pengertian Jaringan MAN (Metropolitan Area Network) – Metropolitan Area Network (MAN) adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi yang menghubungkan berbagai lokasi seperti, perkantoran, universitas pemerintahan, pusat pembelanjaan dan sebagainya.

Karakteristik Jaringan MAN

1. Meliputi area seluas antara 5 dan 50 kisaran km. Banyak Jaringan MAN mencakup area perkotaan.

2. Sebuah jaringan MAN (seperti WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi. Jaringan MAN, komunikasi linknya dan peralatan, umumnya dimiliki oleh salah satu konsorsium pengguna atau oleh penyedia layanan jaringan yang menjual pelayanan kepada pengguna. Baca juga pengertian jaringan WAN

3. Jaringan MAN sering bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah. Hal ini juga sering digunakan untuk menyediakan koneksi bersama untuk jaringan lain dengan menggunakan link ke WAN.

4. Jaringan MAN berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan jaringan LAN.

5. Hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel. Adanya elemen switching membuat rancangan menjadi lebih sederhana.

pengertian jaringan man

pengertian jaringan man

Jaringan MAN sendiri diartikan sebagai suatu jaringan yang meng-cover sebuah kota. Pada awalnya rangkaian jaringan MAN dihubungkan dengan menggunakan Kabel LAN untuk menghubungkan kantor yang satu ke kantor cabang yang lainnya yang jaraknya beberapa KM.

Dengan hadirnya WIMAX maka pengguna layanan internet semakin tertarik pada Wireless yang berskala MAN.

Peralatan pre-Wimax (IEEE 802.16) merupakan suatu perangkat yang didesain khusus untuk wireless bersekala MAN, contoh peralatan ini  adalah Redline AN-50 AN-30,Alvarion Link Blaster.

Wireless MAN dapat bermain pada beberapa frekuensi yaitu frekuensi 900 MHz,  1.5  GHz,  2  GHz,  2.5  GHz,  3.3  GHz,  5.8  GHz.

Dan Saat ini di Indonesia yang ijinkan pemerintah untuk dipakai oleh masyarakat umum adalah frekuensi 2.4 GHz yang kemudian dibagi lagi menjadi beberapa channel

Pada kesempatan ini saya asumsikan kita menggunakan IEEE 802.11b untuk mendesain jaringan wireless berskala MAN (Metropolitan Area Network) dengan menggunakan frekuensi 2.4GHz.

Tiap negara mempunyai aturan yang berbeda-beda dalam penggunaan channel diatas. Misalnya saja untuk beberapa daerah di Amerika, hanya dapat menggunkan Kanal 1 hingga kanal 11. Di eropa menggunkan kanal 1 hingga 13. Sedangkan jepang sendiri yang mempunyai tingkat teknologi tinggi hanya bermain pada kanal 14.

Untuk WiFi yang berlabelkan 802.11b yang menggunakan Modulasi Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS), akan terlihat spectrum yang yang lebarnya 22MHz untuk setiap stasiun yang memancar.

Dapat dilihat diatas satu channel akan melebar kebawah 11MHz dan akan melebar 11MHz keatas hingga total spectrum yang terambil adalah 22MHz, hal ini tentunya akan mengambil dua kanal diatas dan 2 kanal dibawahnya sehingga kanal yang terpakai sebanyak 5 kanal.

Sehingga jika kita ingin membangun jaringan ini ada baiknya kita membebaskan/tidak menggunakan 2 channel dibawah dan 2 channel diatas dari kanal yang anda gunakan agar terbebas dari inteferensi.

Non-Overlapping Channel Set
Non overlapping Channel merupakan suatu set channel yang diperkirakan mempuyai set/jarak pemisah frekuensi dan dapat digunakan bersama dalam waktu yang sama tanpa adanya interfrensi, non-overlapping channel bekerja pada link RF.

Pada gambar tampak jelas kanal -kanal yang digunakan dengan waktu yang sama yaitu kanal 1, kanal 6 dan kanal 11 yang terletak pada frekuensi 2412MHz, 2437MHz dan 2462MHz. Pada gambar ini interferensi tidak terjadi(terlihat dari tidak adanya potongan garis frekuensi antara frekuensi yang satu dengan frekuensi yang lainnya).

Pada dasarnya kita bisa tidak hanya berpatok pada 3 channel frekuesi itu saja. Kita juga bisa menggunkan 4 channel sekaligus dalam waktu yang bersamaan.  Ini dapat dilakukan jika cakupan wilayah yang menjadi target lebih luas lagi sehingga dibutuhkan 4 channel yang berbeda.

Penggunaan 4 Channel ini memang dapat menjangkau wilayah yang lebih luas tetapi akan terjadi sedikit interferensi pada tiap-tiap channelnya.

Anda dapat melihatnya pada skema diatas, terlihat potongan garis pada tiap-tiap diagram channel yang menandakan adanya interferensi.

 

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan MAN

Kelebihan Jaringan MAN:

  1. Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai pusat data dari kantor cabang.
  2. Transaksi yang Real-Time (data di server pusat diupdate saat itu juga, contoh ATM Bank unluk wilayah nasional)
  3. Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting
  4. Video Conference (ViCon).

Kekurangan Jaringan MAN:

  1. Biaya operasional mahal.
  2. Instalasi infrastrukturnya tidak mudah.
  3. Rumit jika terjadi trouble jaringan (network trouble shoot)

Kesimpulan
Pengertian Jaringan MAN adalah suatu jaringan komputer yang meng-cover sebuah kota. Pada awalnya rangkaian MAN dihubungkan dengan menggunkan Kabel LAN untuk menghubungkan kantor yang satu ke kantor cabang yang lainnya yang jaraknya beberapa KM.

Dengan hadirnya WIMAX maka pengguna layanan internet semakin tertarik pada Wireless yang berskala MAN. Peralatan pre-Wimax (IEEE 802.16) merupakan suatu perangkat yang didesain khusus untuk wireless bersekala MAN.

Baca juga: pengertian jaringan PAN

error: Maaf ! Konten Di Kunci