Pengertian Jaringan Client Server Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Sabtu, September 22nd, 2018 - Jaringan Komputer

DosenKomputer.Com – Pengertian Jaringan Client Server Beserta Kelebihan dan Kekurangannya – jaringan client server adalah jaringan tempat komputer client bertugas melakukan permintaan data dan server bertanggung jawab untuk melayani permintaan tersebut.

Client:
Pengguna akan membuat permintaan melalui perangkat lunak Client.

Aplikasi ini berfungsi:

  • Menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk melakukan tugas
  • Format permintaan data ke formulir yang dapat dipahami oleh server
  • Menampilkan hasil yang diminta di layar.

Server:
Server khusus yang digunakan untuk pemrosesan, penyimpanan, dan pengelolaan data. Server yang bertugas menerima permintaan dari klien, memprosesnya dan mengirim kembali hasilnya kepada klien.

Untuk itu server membutuhkan komputer khusus dengan spesifikasi perangkat keras yang jauh lebih baik daripada perangkat keras untuk komputer klien karena harus dapat melayani:

  • Permintaan secara bersamaan dalam jumlah besar
  • Kegiatan manajemen jaringan
  • Pastikan keamanan sumber daya jaringan.

 

FUNGSIONALITAS JARINGAN CLIENT SERVER

pengertian jaringan client server

Dalam konteks basis data, antarmuka set klien berfungsi sebagai workstation tempat menjalankan aplikasi basis data. Klien menerima permintaan pengguna, memeriksa sintaks dan menghasilkan kebutuhan database dalam SQL atau bahasa lain.

Kemudian meneruskan pesan ke server, menunggu respons dan formulir tanggapan untuk pengguna akhir. Komputer Server menerima dan memproses permintaan basis data kemudian mengembalikan hasilnya ke klien.

Baca: Pengertian Server Dalam Jaringan Komputer

Ada beberapa kelebihan dari jenis arsitektur ini adalah:

  • Memungkinkan akses basis data besar
  • Peningkatan kinerja
  • Jika klien dan server ditempatkan pada komputer yang berbeda maka CPU yang berbeda dapat memproses aplikasi secara paralel. Ini memudahkan untuk mengubah mesin server jika hanya memproses database.
  • Biaya untuk perangkat keras dapat dikurangi
  • Hanya server yang membutuhkan penyimpanan dan kekuatan pemrosesan yang cukup untuk menyimpan dan mengelola basis data
  • Biaya komunikasi berkurang
  • Aplikasi ini melengkapi bagian operasi dari client dan hanya mengirim bagian yang diperlukan untuk mengakses database melalui jaringan, menghasilkan sedikit data yang akan dikirim melalui jaringan
  • Tingkatkan konsistensi
  • Server dapat menangani pemeriksaan integritas sehingga kendala perlu ditentukan dan divalidasi hanya di satu tempat, program aplikasi melakukan pengecekan sendiri
  • Peta ke arsitektur sistem terbuka dengan sangat alami

Berikut ini adalah ringkasan fungsi client server:

Client

  • Atur antarmuka pengguna
  • Terima dan periksa sintaks masukan pengguna
  • Memproses aplikasi
  • Hasilkan permintaan database dan pindahkan ke server
  • Berikan umpan balik kepada pengguna
  • Berikan akses basis data secara bersamaan
  • Menyediakan kontrol pemulihan

Server

  • Terima dan proses database yang diminta dari client
  • Periksa otorisasi
  • Pastikan tidak ada pelanggaran batasan integritas
  • Lakukan proses kueri / perbarui dan pindahkan tanggapan ke client
  • Mempertahankan kamus data

Aplikasi Client server
Istilah arsitektur mengacu pada desain aplikasi, atau di mana komponen yang membentuk sistem ditempatkan dan bagaimana mereka berkomunikasi.

Semoga artikel dan penjelasan di atas bermanfaat bagi Anda yang belajar mengenal komputer, sekian dan terima kasih

error: Maaf ! Konten Di Kunci