Pengertian Ethernet dan Jenis serta Cara Kerjanya

Minggu, September 9th, 2018 - Jaringan Komputer

Pengertian Ethernet dan Jenis serta Cara Kerjanya – Apa itu ethernet? Ethernet adalah keluarga teknologi jaringan komputer untuk jaringan area lokal (LAN). Ethernet mulai mencapai pasar pada tahun 1980 dan distandarisasi pada tahun 1985 sebagai IEEE 802.3. Ethernet telah berhasil menggantikan teknologi kabel LAN yang bersaing.

Baku Ethernet terdiri dari beberapa kabel dan sinyal yang bervariasi dari lapisan bentuk OSI yang digunakan dengan Ethernet. Ethernet 10BASE5 asli menggunakan kabel rotan sebagai media bersama.

Kabel sumbu kemudian digantikan oleh pasangan spiral dan optik untuk koneksi dengan hub atau switch. Secara berkala, kecepatan data meningkat dari 10 megabit per detik menjadi 100 gigabits per detik.

Sistem transportasi melalui Ethernet membagi aliran data menjadi potongan pendek yang disebut frame. Setiap frame berisi alamat sumber dan tujuan, serta data pengecekan kesalahan sehingga data yang rusak dapat dilacak dan dipancarkan ulang. Sesuai dengan referensi OSI, Ethernet menyediakan layanan hingga lapisan data link.

Sejarah Ethernet

Sejak awal perintisnya, Ethernet telah mempertahankan kualitas kompatibilitas antar perangkat yang baik. Fitur seperti MAC Address 48-bit dan bentuk bingkai Ethernet telah mempengaruhi peraturan protokol jaringan lainnya.

Versi awal Xerox Ethernet diluncurkan pada tahun 1975 dan dirancang untuk menghubungkan 100 komputer dengan kecepatan 2,94 megabits per detik selama satu kilometer kabel panjang.

Desainnya menjadi begitu sukses saat itu yaitu Xerox, Intel dan Digital Equipment Corporation (DEC) mengeluarkan standar Ethernet 10Mbps yang banyak digunakan di jaringan komputer saat ini. Selain itu, ada standar Ethernet 100Mbps yang dikenal sebagai Fast Ethernet.

Asal mula Ethernet berasal dari pengembangan WAN di University of Hawaii pada akhir 1960-an yang dikenal dengan nama “ALOHA”.

Universitas ini memiliki area geografis yang luas di kampus dan sangat ingin menghubungkan komputer yang tersebar di kampus ke jaringan komputer kampus.

Proses standardisasi teknologi Ethernet akhirnya disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dengan standar yang dikenal sebagai Project 802.

Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for Standardization (ISO), menjadikannya sebagai standar internasional dan global. dimaksudkan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan dan kehandalannya.

JENIS JENIS ETHERNET

Bila dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut:

  • 10 Mbit / detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)
  • 100 Mbit / detik, sering disebut Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)
  • 1000 Mbit / detik atau 1 Gbit / detik, sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
  • 10000 Mbit / detik atau 10 Gbit / detik. Standar ini belum banyak diterapkan.

CARA KERJA ETHERNET

Spesifikasi Ethernet mendefinisikan fungsi yang terjadi di lapisan fisik dan lapisan data-link di model referensi jaringan tujuh lapisan OSI, dan cara paket dibuat menjadi bingkai sebelum dikirim melalui kabel.

Baca juga: Macam macam perangkat jaringan komputer

Ethernet adalah teknologi jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband yang mengirimkan sinyal serial 1 bit sekaligus.

Ethernet beroperasi dalam mode half-duplex, yang berarti setiap stasiun dapat menerima atau mentransmisikan data namun tidak dapat melakukan keduanya secara bersamaan.

Fast Ethernet dan Gigabit Ethernet dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex.

Ethernet menggunakan metode kontrol akses Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection untuk menentukan stasiun mana yang dapat mengirimkan data pada waktu tertentu melalui media yang digunakan.

Di jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet, setiap komputer akan “mendengar” terlebih dahulu sebelum “berbicara”, artinya mereka akan melihat kondisi jaringan jika tidak ada komputer lain yang mentransmisikan data.

Jika komputer tidak mentransmisikan data, komputer mana pun yang ingin mentransmisikan data mungkin mencoba mengambil alih jaringan untuk mentransmisikan sinyal.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan berbasis First-Come, First-Served, daripada mentransfer sinyal kontrol ke Master Station seperti pada teknologi jaringan lainnya.

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Network_card.jpg

error: Maaf ! Konten Di Kunci