Pengertian Ethernet dan Fungsinya serta Jenisnya

Senin, November 6th, 2017 - Uncategorized

Pengertian Ethernet dan Fungsinya serta Jenisnya – Ethernet adalah keluarga teknologi jaringan komputer untuk jaringan area lokal (LAN). Ethernet mulai mencapai pasar pada tahun 1980 dan distandarisasi pada tahun 1985 sebagai IEEE 802.3. Ethernet telah berhasil menggantikan teknologi kabel LAN yang bersaing.

Raw Ethernet terdiri dari beberapa kabel dan sinyal yang bervariasi dari lapisan bentuk OSI yang digunakan dengan Ethernet. Ethernet 10BASE5 asli menggunakan kabel rotan sebagai media bersama.

Pengertian Ethernet dan Fungsinya serta Jenisnya
Pengertian Ethernet dan Fungsinya serta Jenisnya

Kabel sumbu kemudian digantikan oleh pasangan spiral dan optik untuk koneksi dengan hub atau switch. Secara berkala, kecepatan data meningkat dari 10 megabit per detik menjadi 100 gigabits per detik.

Sistem transportasi melalui Ethernet membagi aliran data menjadi potongan pendek yang disebut frame. Setiap frame berisi alamat sumber dan tujuan, serta data pengecekan kesalahan sehingga data yang rusak dapat dilacak dan dipancarkan ulang. Sesuai dengan referensi OSI, Ethernet menyediakan layanan hingga lapisan data link.

Sejak awal perintisnya, Ethernet telah mempertahankan kualitas kompatibilitas antar perangkat yang baik. Fitur seperti MAC Address 48-bit dan bentuk bingkai Ethernet telah mempengaruhi peraturan protokol jaringan lainnya.

Baca juga: Pengertian MAC Address dan Fungsinya

Versi awal Xerox Ethernet diluncurkan pada tahun 1975 dan dirancang untuk menghubungkan 100 komputer dengan kecepatan 2,94 megabits per detik selama satu kilometer kabel panjang.

Desainnya menjadi begitu sukses saat itu yaitu Xerox, Intel dan Digital Equipment Corporation (DEC) mengeluarkan standar Ethernet 10Mbps yang banyak digunakan di jaringan komputer saat ini. Selain itu, ada standar Ethernet 100Mbps yang dikenal sebagai Fast Ethernet.

Asal mula Ethernet berasal dari pengembangan WAN di University of Hawaii pada akhir 1960-an yang dikenal dengan nama “ALOHA”. Universitas ini memiliki wilayah geografis yang luas dan sangat ingin menghubungkan komputer yang tersebar di kampus ke jaringan komputer kampus.

Proses standardisasi teknologi Ethernet akhirnya disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dengan standar yang dikenal sebagai Project 802.

Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for Standardization (ISO), menjadikannya sebagai standar internasional dan global. dimaksudkan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan dan kehandalannya.

Jenis Ethernet Berdasarkan Kecepatannya
Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut:
10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)
100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)
1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.

Nah itulah Pengertian Ethernet dan Fungsinya serta Jenisnya yang bisa saya tulis ulang pada artikel ini. Terimakasih sudah membaca dan berkunjung.

error: Maaf ! Konten Di Kunci