Pengertian DNS dan Fungsinya serta Cara Kerjanya

Senin, Oktober 30th, 2017 - Uncategorized

Pengertian DNS dan Fungsinya serta Cara Kerjanya – DNS atau Domain Name System adalah sistem yang berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP dari komputer server menjadi nama domain atau sebaliknya bahwa DNS akan menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.

Sebagai pengguna internet tentunya kita sudah familiar dengan nama domainnya, karena untuk mencari informasi di internet kita akan mengunjungi situs atau website dengan nama domain yang berbeda (contoh: google.com, yahoo.com, blogspot.com, facebok. com, twitter.com dan lainnya).

DNS akan memungkinkan kita untuk mengakses alamat IP dari server yang menyediakan informasi sehingga ketika kita mengetikkan google.com maka secara otomatis akan menuju ke alamat IP yang dimiliki oleh google.

Pengertian DNS dan Fungsinya serta Cara Kerjanya
DNS

Sebelum DNS (Domain Name System) jaringan komputer menggunakan file HOSTS yang berisi nama komputer dan alamat IP komputer. File HOSTS sangat sulit bagi pengguna karena selain itu pengguna harus menghafal IP dan nama komputer, pengguna juga harus menyalin file HOSTS versi terbaru di setiap lokasi jaringan internet.

Tentunya ini akan menjadi pengguna internet yang sangat menyulitkan, karena DNS ini diciptakan untuk menggantikan peran file HOSTS.

Baca Juga: Definisi dan Fungsi NAT (Network Address Translation)

Apa fungsi DNS (Domain Name System) pada jaringan komputer?

DNS atau Domain Name System berfungsi untuk menerjemahkan alamat IP server komputer yang menjari domain atau sebalinya dengan tujuan agar pengguna dapat menghafal dan mengakses informasi dari server tertentu.

Juga Baca: Pengertian dan Fungsi FTP (File Transfer Protocol)

Bagaimana DNS (Domain Name System) bekerja pada jaringan komputer?

Agar bisa menjalankan DNS membutuhkan beberapa program tambahan yaitu resolver. Resolver adalah program pelengkap untuk komputer client yang bisa terhubung ke server DNS.

Program resolver yang digunakan adalah web browser atau mail client. sehingga untuk bisa mengakses server DNS pengguna terlebih dahulu harus menginstal web browser atau mail client di komputer mereka.

Web browser yang paling sering digunakan adalah google chrome, mozilla firefox, opera dan lain-lain.  lebih jelasnya perhatikan gambar berikut ini:

DNS resolver mencari alamat host di file HOSTS. Jika alamat host yang dicari telah ditemukan dan diberikan, maka prosesnya sudah selesai.

DNS resolver melakukan pencarian pada data cache yang telah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya. Bila ada, maka tersimpan dalam data cache maka hasilnya diberikan dan dilakukan.

DNS resolver mencari alamat server DNS pertama yang ditentukan oleh pengguna.

Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain di cache-nya.

Jika nama domain yang dicari oleh server DNS tidak ditemukan, maka pencarian dilakukan dengan melihat file database (zona) yang dimiliki oleh server.

Jika masih belum ditemukan, pencarian dilakukan dengan menghubungi server DNS lain yang masih berhubungan dengan server yang bersangkutan. Jika ditemukan maka tersimpan dalam cache maka hasilnya diberikan.

Demikian pengertian DNS dan fungsinya. Semoga bermanfaat. Terimakasih 😀

error: Maaf ! Konten Di Kunci