Pengertian Data Link Layer

Sabtu, Juli 7th, 2018 - Uncategorized

Pengertian Data Link Layer –  Apa itu data link layer? Data link layer adalah layer kedua dari bawah pada model OSI, yang dapat mengubah frame jaringan yang berisi data yang dikirim ke bit mentah untuk diproses oleh layer fisik. Layer ini adalah layer yang akan mentransmisikan data antar perangkat jaringan yang berdekatan di dalam wide area network (WAN), atau antara node dalam segmen jaringan area lokal atau jaringan LAN yang sama.

Layer ini bertanggung jawab untuk membuat frame, flow control, koreksi kesalahan dan transmisi ulang frame yang gagal. MAC Address juga diimplementasikan dalam layer ini. Selain itu, beberapa perangkat seperti Network Interface Card (NIC), switch layer 2 dan jembatan jaringan juga beroperasi di sini.

Pengertian Data Link Layer

Layer data-link menawarkan layanan pengiriman data melalui saluran fisik. Transfer data mungkin dapat diandalkan atau tidak: beberapa protokol data link layer tidak menerapkan fungsi Pengakuan untuk bingkai yang berhasil diterima, dan beberapa protokol bahkan tidak memiliki fitur pengecekan kesalahan transmisi (menggunakan checksumming).

Baca juga: Pengertian Network Layer dan Pengertian Transport Layer

Dalam kasus tersebut, fitur deteksi pengakuan dan kesalahan harus diterapkan di layer yang lebih tinggi, seperti protokol Transmission Control Protocol (TCP) (layer transport).

Tugas Data Link Layer:
1. Pindahkan diagram dari satu node ke node berikutnya melalui link individual dalam bentuk frame.
2. Masing-masing link: link antar node mungkin berbeda protokolnya, misalnya link pertama adalah ethernet, frame relay berikutnya.

Layanan layer link:
1. Framing: encapsulate datagram ke frame sebelum ditransmisikan

2. Pengalamatan fisik: Jika frame didistribusikan ke sistem lain pada jaringan, data link akan menambahkan header di depan frame untuk menentukan pengirim dan / atau penerima.

3. Flow control: Setiap node memiliki keterbatasan buffer, layer link memastikan pengiriman frame tidak lebih cepat dari pada pemrosesan frame pada receiver. Jika bit rate atau bit rate berlebihan atau menurun maka flow control akan melakukan tindakan yang menstabilkan bit rate.

4. Kontrol akses: Jika 2 atau lebih perangkat terhubung dalam link yang sama, data link layer perlu menentukan perangkat mana yang akan dikontrol pada saat tertentu.

5. Link Access: Protokol Kontrol Akses Media (MAC) mengatur bagaimana frame dikirimkan ke tautan, seperti titik ke titik atau disiarkan

6. Pengiriman yang Handal; menjamin pengiriman datagram melalui link tanpa error

7. Error control: Data link menambahkan physical layer reliability dengan penambahan mekanisme deteksi dan transmisi ulang frame yang gagal.

8. Error Detection: bit error karena redaman sinyal atau noise pada link, namun tidak meminta transmisi ulang frame, dan frame yang salah akan dibuang.

9. Error Correction: link layer tidak hanya mendeteksi, tapi juga mengoreksi kesalahan, tidak semua protokol bisa berfungsi, tergantung dari protokol yang digunakan.

error: Maaf ! Konten Di Kunci