Jenis Jenis Kabel Jaringan Komputer Dan Kelebihannya

Minggu, Oktober 29th, 2017 - Perangkat Keras, Uncategorized

Jenis Jenis Kabel Jaringan Komputer – Saat ini, mungkin Anda sudah terbiasa dengan jaringan wireless berbasis komputer alias tanpa kabel. Memang, jaringan nirkabel ini jauh lebih praktis daripada jaringan kabel, karena tidak memerlukan pemasangan kabel yang cenderung rumit. Namun, ternyata saat ini penggunaan kabel jaringan masih banyak digunakan.

 

Jenis Jenis Kabel Jaringan Komputer

Kabel jaringan komputer adalah salah satu perangkat keras kabel komputer yang dirancang khusus dengan kriteria tertentu, dan memiliki peran penting karena berfungsi sebagai penghubung dengan karakteristik yang dikategorikan sebagai media berpemandu / wireline dalam jaringan komputer.

Tujuan istilah ‘guideded / wireline’ adalah kondisi dimana gelombang elektromagnetik yang digunakan dipandu sepanjang fisik, yang diwujudkan dengan menggunakan kabel.

Alasan Penggunaan Kabel Jaringan Komputer

  • Kabel jaringan dapat memasok kebutuhan jaringan di daerah terpencil, yang belum memiliki jalur akses secara nirkabel
  • Biaya / biaya untuk membangun jaringan kabel masih jauh lebih murah daripada wireless
  • Jaringan kabel cenderung lebih stabil dalam mentransmisikan data
  • Jaringan kabel juga cenderung tidak terpengaruh oleh cuaca

Kelemahan Kabel Jaringan Komputer

  1. Membutuhkan sejumlah besar kabel untuk jaringan besar dan besar.
  2. Penempatan kabel yang harus diperhatikan, untuk menghindari masalah kabel, seperti digigit binatang pengerat.
  3. Terkadang instalasi yang melibatkan banyak kabel sering terlihat rapi, dan berantakan oleh kabel.

 

Fungsi Kabel Jaringan Komputer

Fungsi kabel jaringan itu sendiri adalah mentransmisikan data yang didapat dari server, ke komputer pengguna atau client dengan mengandalkan konektivitas kabel.

Dengan kabel jaringan ini, maka jaringan bisa dibangun hanya dengan menghubungkan kabel dengan server, client, dan juga perangkat keras jaringan lainnya.

Tentunya penggunaan kabel jaringan juga harus didukung oleh berbagai perangkat keras jaringan yang memadai dan juga berkualitas, sehingga proses transfer data dan transmisi menjadi lebih baik lagi dan juga tidak menggmai gangguan.

 

Jenis Kabel Jaringan Komputer

Sedang digunakan, kabel jaringan komputer terdiri dari beberapa jenis yang biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, topologi jaringan, protokol dan ukuran jaringan komputer tertentu.

Misalnya, ada kabel jaringan komputer kecil yang digunakan dalam jumlah kecil (misalnya via Ethernet), namun ada juga penggunaan kabel jaringan komputer yang hampir tak terbatas (misalnya melalui interkoneksi internet).

Contoh lain adalah kondisi dimana jaringan hanya mengizinkan satu jenis kabel yang bisa digunakan, atau ada kondisi lain yang benar-benar memungkinkan penggunaan kabel dengan kombinasi lebih dari satu jenis.

Setidaknya ada 3 jenis kabel yang termasuk dalam kategori kabel jaringan komputer. Untuk memahami jenis kabel jaringan komputer apa yang termasuk bagaimana kriteria dan cara menggunakannya, berikut adalah ulasan lengkap:

1. Kabel Coaxial

jenis jenis kabel jaringan

Coaxial

Kabel koaksial adalah jenis kabel jaringan yang terdiri dari dua pembawa dimana salah satu konduktor berada di tengah kabel dan dikelilingi oleh konduktor lain dengan pola melingkar. Prinsip kerja koaksial dengan mengirimkan sinyal arus atau listrik dari sumber ke tujuan.

Jenis kabel koaksial saat ini sedang ditinggalkan karena port untuk konektor BNC yang digunakan jarang ditemukan pada perangkat komputer atau perangkat jaringan seperti switch dan router. Pemasangan kabel jaringan koaksial cukup sulit dan perlu keahlian esktra terutama dalam pembuatan atau pemasangan konektor.

Bagian kabel koaksial adalah sebagai berikut;

Jaket luar (outer jaket) yang merupakan bagian dari penutup terluar untuk melindungi semua bagian kabel.

Pelindung atau disebut juga grounding (barided copper shielding) yang merupakan kabel cross cross wire yang berfungsi untuk mengantisipasi frekuensi listrik yang tidak diinginkan.

Isolator dalam (insulasi plastik) yang merupakan lapisan pelapis kulit konduktor.
Konduktor (copper cunductor) adalah inti kabel tunggal atau serat yang berfungsi sebagai media transmisi data.

Penggunaan kabel Coaxial
Dalam penggunaannya di jaringan, kabel coaxial kini digantikan oleh fungsi kabel Twisted Pair yang akan dibahas setelah ini. Biasanya, kabel koaksial ini digunakan pada jenis jaringan yang memiliki topologi jaringan bus dan topologi ring.

Penggunaan kabel koaksial yang sudah jarang digunakan tidak lain hanyalah konsekuensi dari beberapa kelemahan yang dimiliki oleh kabel koaksial itu sendiri.

Kelemahan kabel koaksial

Salah satu kelemahan utama kabel koaksial ini adalah jens di jaringan ini karena memiliki jangkauan dan juga kualitas transmisi data yang terbatas, sehingga jarang digunakan. Selain itu, kabel koaksial juga dinilai kurang fleksibel terutama bila dibandingkan dengan kabel twisted pair.

2. Kabel Twisted Pair

jenis kabel jaringan

Twisted Pair

Kabel twisted pair adalah kabel jaringan yang terdiri dari beberapa kabel yang dipasangkan bersamaan. Sama seperti kabel koaksial, cara kerja kabel Twisted Pair adalah dengan mentransmisikan sinyal arus atau listrik dari sumber ke tujuan. Kabel twisted pair terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu STP (Shielded Twisted Pair) dan UTP (Unshielded Twisted Pair).

STP adalah jenis kabel jaringan yang memiliki bungkus tembaga / aluminium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan listrik. UTP adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang dipelintir seperti kabel telepon.

Untuk kabel Twisted pair jangkauannya sendiri tidak lebih dari 100meter, Kecepatannya bervariasi dari 10 Megabit per detik menjadi 10000megabit / second atau 10 Gigabit per second.

Kabel twisted pair memiliki 3 jenis kabel utama, berikut beberapa jenis kabel twisted pair, beserta karakteristiknya

UTP (unshielded twisted pair)
Kabel UTP dalam aplikasinya tidak mendukung perlindungan atau perlindungan dari perangkat spiralnya. Karena tidak memiliki perlindungan pada kabel, kabel tipe UTP memiliki kelemahan utama, yang sangat rentan dan juga sensitif terhadap medan tegangan tinggi dan juga medan magnet. Kabel UTP banyak digunakan pada kabel jaringan telepon, dan juga jaringan LAN kecil.

Baca lebih lengkap: Pengertian Kabel UTP dan Fungsinya

FTP
FTP memiliki spesifikasi yang lebih baik daripada kabel UTP, karena lapisan kabelnya dilindungi oleh beberapa jenis foil, jadi ini membuat kabel tipe FTP memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap noise dan magnetic interference dibanding kabel UTP.

STP
Hampir sama dengan kabel FTP, kabel STP juga memiliki proteksi di dalam lapisan kabel. Satu-satunya perbedaan adalah bahan yang digunakan untuk melapisi susunan kabel twisted pair. STP juga memiliki kemampuan yang baik dalam menangkal kebisingan dan gangguan magnetik.

Meskipun secara praktis FTP dan kabel STP memiliki banyak kelebihan dibandingkan UTP, namun kabel UTP masih menjadi favorit dalam penggunaannya di jaringan komputer.

Hal yang membuat kabel UTP yang masih banyak digunakan adalah faktor ekonomis, dimana kabel UTP memiliki harga yang jauh lebih murah dibanding kabel FTP dan STP jga. Hal ini menyebabkan kabel UTP masih menjadi pilihan pertama dalam pembuatan jaringan.

3. Kabel Fiber Optic

jenis jenis kabel jaringan

Fiber optic

Berbeda dengan dua kabel sebelumnya yang menggunakan tembaga sebagai medium pengiriman. Kabel serat optik ini terbuat dari kaca atau serat plastik yang sangat tipis. Karena terbuat dari kaca, sinyal yang dikirim oleh FO ini ringan dari sumber ke tujuan.

Jadi jangan heran jika transmisi kabel lebih cepat dari dua kabel sebelumnya. Salah satu kelemahan kabel ini adalah noise (noise) yang sering terjadi saat dilipat meski hanya sedikit.

Bagian kabel serat optik adalah sebagai berikut;
Pelindung kabel (cable jacket) yang merupakan bagian dari kulit terluar untuk melindungi semua bagian kabel.
Serat perisai (memperkuat serat) berfungsi menahan kabel dari benturan keras.
Lapisan ini bekerja untuk menjaga agar kabel tidak membungkuk.
Kelongsong berfungsi sebagai penghalang yang berisi gelombang cahaya sehingga data bisa ditransmisikan.
Media utama fisik (inti) berfungsi sebagai media transmisi data.

Penggunaan kabel serat optik
Awalnya, kabel serat optik hanya digunakan untuk keperluan khusus, seperti penggunaan jaringan backbone di perusahaan besar. Namun seiring berjalannya waktu, jaringan yang menggunakan serat optik semakin populer dan digunakan untuk keperluan networking pada umumnya, bahkan saat ini jaringan internet di rumah Anda juga memiliki banyak konektivitas yang mendukng menggunakan serat optik.

Kelebihan Serat Optik
Mampu mentransmisikan sinyal dengan kecepatan tinggi
Sederhana dan juga fleksibel
Bisa mengirimkan sinyal cahaya
Tahan terhadap gelombang radio

Kelemahan Serat Optik
Harga pemasangannya tinggi
Tidak semua provider akan mendukung jaringan menggunakan fiber optic
Bila digunakan pada jaringan sederhana dan kecil, tidak akan banyak berpengaruh
Kecepatan transmisi masih dibatasi oleh provider.

Demikianlah artikel tentang jenis jenis kabel jaringan komputer. Semoga bermanfaat.

error: Maaf ! Konten Di Kunci