Apa Itu UEFI? Dan Apa Bedanya dengan Legacy Mode?

Minggu, Oktober 29th, 2017 - Uncategorized

Apa Itu UEFI? Dan Apa Bedanya dengan Legacy Mode? – Di era teknologi seperti sekarang semua orang sudah akan tahu tentang komponen gadget yang mereka gunakan. Entah itu tentang perangkat lunak atau perangkat keras.

Namun ada satu istilah lagi yang mungkin tidak diketahui oleh beberapa orang, yaitu soal firmware. Padahal ternyata perangkat ini sangat berperan penting bagi kelangsungan gadget yang kita miliki.

Jika kita mengambil pengertian tentang etimologi, maka perangkat keras berarti perangkat keras, perangkat lunak berarti perangkat lunak, dan firmware adalah perangkat tetap.

Dari bentuk dan kegunaan sebenarnya ada kesamaan antara firmware dan software, yaitu kedua software tersebut. Namun bedanya firmware terpasang atau diselesaikan pada perangkat keras yang terkait dengannya, oleh karena itu kita bisa menelponnya dengan perangkat tetap.

Lebih mudah lagi kita bisa mendefinisikan firmware sebagai perangkat lunak untuk perangkat keras, atau perangkat lunak untuk perangkat keras.

Beberapa contoh firmware adalah sistem pada mesin cuci, sistem pada remote control, dan sistem pada kalkulator. Sedangkan contoh firmware pada komponen komputer adalah sistem BIOS dan UEFI.

Firmware BIOS juga dikenal sebagai Legacy Mode, karena merupakan firmware pertama yang digunakan untuk komputer desktop dan diperkenalkan pada tahun 1975 oleh IBM.

Nah, jika kita sudah tahu tentang BIOS atau UEFI, maka kita akan lebih mengerti apa itu firmware. BIOS yang merupakan singkatan dari Basic Input / Output System adalah interface yang menghubungkan antara perangkat keras komputer dan sistem operasi.

Baca juga:
Pengertian BIOS dan Fungsinya pada Komputer
Pengertian Sistem Operasi Komputer dan Fungsinya
Komponen Komponen BIOS dan Fungsinya

Tanpa BIOS maka kita tidak bisa menginstal sistem operasi di komputer kita dan tentunya komputer kita tidak akan bisa digunakan. Itulah salah satu contoh betapa pentingnya peran firmware untuk peralatan kita.

Selain itu BIOS juga berfungsi untuk mengecek kesiapan perangkat keras, mengatur media penyimpanan, mengatur waktu pada sistem dan juga menentukan booting sistem operasi.

Apa Itu UEFI? Dan Apa Bedanya dengan Legacy Mode?
AMIBIOS, salah satu vendor BIOS

Seiring waktu, tentu saja, ada kemajuan dalam segala hal. Ketika kita masih kecil, kita mungkin sangat senang bermain PlayStation, namun saat ini PlayStation sangat jarang ditemukan karena telah digantikan oleh PlayStation 2, PlayStation 3, dan sekarang sudah ada di generasi PlayStation 4.

Hal ini juga berlaku untuk perangkat elektronik dan berbagai perangkat lainnya. Begitu juga dengan firmware yang telah kita gunakan.

BIOS telah hadir dalam waktu yang sangat lama dan praktis cukup sekolah lama, bahkan komputer berbasis MS-DOS pada tahun 1980-an menggunakan BIOS ini. Meski BIOS telah berubah dan berevolusi dalam hal konfigurasi lebih mudah namun perkembangannya tidak secepat perkembangan teknologi lainnya.

Selain itu masih ada beberapa keterbatasan pada sistem BIOS lama yang kita sebut Legacy Mode, beberapa di antaranya adalah BIOS yang hanya bisa booting pada drive berukuran kurang dari 2.1 TB, BIOS harus berjalan pada prosesor 16 bit, dan BIOS hanya menyediakan ruang. dari 1 MB untuk proses eksekusi.

Pengusaha di bidang komputer mulai bergerak mencari atau membuat pengganti BIOS ini. Intel memulai sebuah proyek bernama EFI atau Extensible Firmware Interface pada tahun 1998. Apple juga menggunakan EFI saat menggunakan arsitektur Intel di Mac pada tahun 2006, namun perusahaan manufaktur lain masih tidak berpartisipasi.

Sampai akhirnya pada tahun 2007, Intel, AMD, Microsoft dan produsen komputer lainnya setuju untuk menggunakan firmware EFI yang baru dan diberi nama UEFI, kependekan dari Unified Extensible Firmware Interface.

Firmware UEFI tidak hanya diarsir oleh Intel saja tapi dikelola oleh forum khusus. UEFI telah diperkenalkan ke Windows sejak versi Vista dan Windows 7.

Dan sekarang semua komputer yang dijual oleh perusahaan manapun harus menggunakan firmware UEFI ini, tidak lagi menggunakan sistem BIOS lama, meski masih ada orang yang menyebut sistem UEFI BIOS ini.

Jika kita membahas tentang definisi UEFI, tentu saja sama dengan definisi BIOS, yaitu sebagai penghubung firmware atau penghubung antara sistem operasi dan perangkat keras komputer.

Tidak ada perbedaan definisi karena UEFI sama dengan BIOS, tapi UEFI adalah penerus BIOS yang telah dikembangkan untuk mengadaptasi teknologi yang ada sehingga bisa mengatasi keterbatasan yang dimiliki oleh BIOS sebelumnya.

Perbedaan UEFI dan Legacy Mode

Seperti sudah dijelaskan, UEFI adalah penerus dan penerus sistem BIOS atau Legacy Mode. Oleh karena itu kita tidak bisa langsung menukar sistem BIOS kita dengan UEFI, tapi kita harus mengganti hardware lama kita dengan hardware baru yang telah mendukung sistem UEFI.

Kita tidak perlu khawatir jika kita merasa sulit untuk beradaptasi dengan tampilan sistem yang baru, karena UEFI juga menyediakan emulator BIOS sehingga kita masih bisa menggunakan sistem operasi lama kita yang membutuhkan booting dari BIOS. Keunggulan seperti ini biasa disebut dengan Backward Compatibility.

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tabel partisi di komputer, jika Anda menyertakan mereka yang telah membacanya atau sebelumnya telah memahami tabel partisi, akan lebih mudah bagi Anda untuk mengetahui perbedaan mendasar antara sistem UEFI dan sistem BIOS.

Pada dasarnya, sistem BIOS masih menggunakan tabel partisi MBR atau Master Boot Record, sedangkan UEFI telah menggunakan GPT atau GUID Partition Table. Dengan demikian, perbedaan antara dua tabel partisi juga akan terjadi pada kedua firmware yang menggunakannya. Berikut adalah deskripsi perbedaan antara keduanya.

Ukuran maksimal ukuran partisi pada MBR adalah 2 TB, sedangkan GPT bisa mencapai 9 ZB.
MBR hanya bisa memiliki 4 partisi utama saja, sedangkan GPT bisa sebanyak 128 partisi utama.
Informasi tentang partisi di MBR hanya disimpan dalam 1 bootloader, sedangkan GPT memiliki sistem khusus untuk menyimpan lebih dari satu bootloader.

Selain perbedaan dari tabel partisi yang digunakan, ada juga beberapa perbedaan lain antara sistem UEFI dan sistem BIOS. Perbedaan yang jelas jelas pada kecepatan booting, jika BIOS memakan waktu beberapa menit sementara UEFI hanya dalam hitungan detik, ini disebabkan ruang untuk eksekusi yang lebih besar. UEFI juga bisa berjalan dalam mode 32 bit atau 64 bit.

Baca juga: Pengertian Booting dan Jenisnya

Bahkan UEFI juga dilengkapi Secure Boot yang selanjutnya menjamin keamanan sistem operasi, fitur jaringan untuk mengkonfigurasi dan mengatasi masalah dari jarak jauh, dan beberapa kelebihan lainnya seperti tampilan yang lebih user-friendly, kemudahan pengoperasian, lebih programmable, dan satu hal lagi yaitu Cukup bedanya kita bisa boot BIOS dari UEFI, sedangkan dari BIOS kita tidak bisa boot ke UEFI.

error: Maaf ! Konten Di Kunci